Belum Ada Kasus Covid-19 yang Meninggal Dunia, Itu Pemahaman Salah

- 24 Juni 2020, 15:08 WIB
Dr.dr Andani Eka Putra luruskan anggapan Coronavirus mematikan orang, Rabu 24 Juni 2020 di Padang. (adr)

FIXPADANG.COM,—-Pemahaman salah di tengah masyarakat mengatakan terpapar Covid-19 meninggal dunia. Menurut Ahli Mikrobiologi Dr.dr Andani Eka Putra harus diluruskan.

”Itu pemahaman yang salah dan mohon media bantu meluruskannya,”ujar Andani Rabu 24 Juni 2020 di Padang.

Andani yang juga Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Unand Padang mengatakan stigma negatif dan menjadi momok terbangun selama pandemi global coronavirus harus segera hapus dari memori masyarakat.

“Kok terpapar meninggal dunia, tidak, wong Covod-19 kena sinar matahari atau panas sudah mati kok. Dampak luar biasa rasa takut dan panik berlebihan,”ujarnya.

Ada pasien positif Covid-19 meninggal duni kata Andani tidak disebabkan murni covid-19.

“Tapi, karena punya riwayat penyakit sebelumnya, seperti sakit jantung, gula, paru dan lainnya,”ujarnya.

Solusi yang harus diambil untuk menekan pandemi dengan cara melakukan pemeriksaan orang sebanyak-banyaknya, sehingga tahu berapa banyak yang terinfeksi dan segera diantisipasi.

“Antisipasi lain yaitu tetap memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan sampai di rumah langsung mandi, sehingga penyebaran covid-19 bisa ditekan,”ujarnya.

Selain itu dan terpenting dipahami dalam perang Covid-19, bagi pemerintah terus berupaya melakukan pemeriksaan, khususnya pada orang-orang tanpa gejala (OTG).

”Insya Allah Sumbar sejak akhir April lalu telah melakukan itu. Sekarang jumlah pasien positif dengan sample swab diperiksa laboratorium perbandingannya sangat kecil. Hari ini saja 936 swab diperiksa, terkonformasi positif Covid-19 hanya tiga orang,” ujarnya.(adr)

Halaman:

Editor: Adrian


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X