KKN di New Normal, Ini Pesan Mendes kepada Mahasiswa Unand

- 24 Juni 2020, 16:51 WIB
Gus Menteri lepas KKN Unand secara virtual Rabu 24 Juni 2020 (riko)

FIXPADANG.COM-Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar melepas 4.219 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) secara virtual Rabu 24 Juni 2020.

Saat melepas resmi tadi itu, Agus Halim Iskandar meminta Mahasiswa KKN melakukan edukasi new normal ke msyarakat desa, untuk mencegah terjadinya penyebaran covid-19.

“Kita mau tidak mau mengajak masyarakat di manapun untuk hidup sehat lahir dan batin. Bagaimana menjauhkan diri dari kuman, virus, dan berbagai penyakit fisik lainnya. Kemudian meningkatkan imunitas dengan makan-makanan yang bergizi, olahraga, dan menguatkan keimanan kita,” ujar Gus Menteri Halim.

Gus Menteri mengatakan mahasiswa KKN seyogyanya ikut membantu masyarakat desa melakukan perencanaan pembangunan. Gus Menteri juga mengingatkan, rencana pembangunan desa harus bertumpu pada permasalahan dan potensi dimiliki desa dan tidak boleh lepas dari akar budaya desa sendiri.

“Jangan sekali-kali merencanakan pembangunan desa tidak bertumpu pada budaya desa. Karena budaya adalah aset sosial yang tidak dimiliki oleh negara manapun. Desa-desa kita sangat kaya dengan kekayaan budayanya,” ujar Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

KKN mahasiswa dilakukan Unand berbeda dari KKN sebelumnya. Saat ini, KKN mahasiswa dilakukan di desa asal atau tempat tinggal masing-masing mahasiswa, berbeda dari biasanya yang dilakukan di desa-desa tertentu ditetapkan perguruan tinggi.

Menurut Gus Menteri, selain dapat mencegah terjadinya peningkatan penyebaran covid 19, sistem KKN tersebut menurutnya, akan mempermudah mahasiswa dalam membantu melakukan perencanaan pembangunan desa.

“Kalau KKN dilaksanakan di nagari (desa) yang berbeda dari kampung si mahasiswa maka pasti diawali dengan pemetaan problematika dialami oleh masyarakat. Tapi KKN di desanya masing-masing maka urusan pemetaan pasti jauh lebih matang dan selesai, karena dari hari ke hari mahasiswa sudah berada di tengah-tengah masyarakat desanya,” ujar Gus Menteri.

Rektor Unand, Prof Yuliandri mengatakan, di tengah pandemi covid-19, KKN Mahasiwa Unand turut andil lakukan kegiatan. Seperti menjadi relawan atau sebagai tenaga pendukung dalam berbagai pelayanan kesehatan mulai dari rumah sakit, Puskesmas, hingga proses produksi produk APD untuk dibagikan kepada masyarakat.

“Di awal covid-19 mewabah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan punya satu program yang memberikan peluang kepada mahasiswa di bidang kedokteran dan kesehatan untuk menjadi relawan. Maka Unand mengambil kebijakan bahwa mahasiswa yang menjadi relawan langsung dikompilasikan KKN,”ujar Yuliandri.(riko)

Halaman:

Editor: Adrian


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X